Warga Penerima Bantuan Pangan Non Tunai di Tuban Lapor Polisi

Warga Penerima Bantuan Pangan Non Tunai di Tuban Lapor Polisi

Penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) di Tuban akhirnya memberanikan diri untuk melapor ke pihak yang berwajib karena merasa dirugikan dengan proses penerimaan bantuan yang ternyata baru saja diterima. Padahal, merujuk keterangan penerima bantuan tersebut seharusnya proses tersebut sudah dilakukan dan berjalan sejak tahun 2018.

“Tiba-tiba saya dikasih 19 karung beras, kata perangkat itu akumulasi selama dua tahun. Kita disuruh mengambil sendiri di agen, beberapa warga juga baru menerima tahun ini,” ungkap Sri Tutik, salah seorang warga yang menerima bantuan pangan non tunai di Tuban.

Tak hanya itu, kartu sembako yang diterima juga tak lagi dalam kondisi baik. Kartu tersebut tak tersegel, padahal secara aturan kartu sembako tersebut diterima dalam keadaan tertutup dalam amplop ketika diterima. Hal itulah yang menyebabkan warga desa Cempokorejo, kecamatan Palang itu mengadukan perihal yang dialami ke pihak berwajib.

Direktur LBH Peka Tuban, Nang Engki Anom Suseno mengatakan jika pihaknya akan mengawal dan melaporkan dugaan penyelewengan program BPNT tersebut bersama warga. Pasalnya, bantuan yang semestinya dterima warga pada tahun 2018 itu baru hadir saat ini pada bulan Juni 2020.

“Kami minta perkara ini ditangani dengan baik dan cepat agar kejadian serupa tidak terulang. Jangan rakyat kecil yang selalu jadi korban oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Siapapun yang terlibat dalam perkara ini harus ditindak sesuai hukum yang ada,” terang Engki di Mapolres Tuban.

baca juga : Prediksi Adi Widodo Soal Pilkada era New Normal di Tuban

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Yoan Septi Hendri yang menerima laporan dari warga dan LBH Peka terkait dengan dugaan penyelewengan penerima bantuan pangan non tunai di Tuban mengakui bahwa telah menerima dan akan dilakukan lebih dulu dengan tahap penyelidikan.

“Sudah kami terima dan akan kami lakukan penyelidikan terlebih dulu,” papar AKP Yoan Septi Hendri menanggapi masalah laporan penerima bantuan pangan non tunai di Tuban yang prosesnya diduga ada penyelewengan.

Sumber : surya.id | Foto : surya.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top