Percepatan Masa Tanam Padi di Tuban

Tuban Masuk Radar Gubernur Jatim Guna Percepatan Masa Tanam Padi

Masuk era New Normal yang masih didalam masa pandemi Covid-19 sepertinya tak mempengaruhi kinerja ekonomi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Indonesia khususnya sektor pangan. Dan itu merupakan salah satu strategi kemandirian pangan yang langsung dibidik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa agar segera melakukan percepatan masa tanam padi di Tuban, Jember, Ngawi, Nanjuk dan Tulungagung. Hal ini dilakukan guna menyanggah lumbung pangan nasional yang salah satunya adalah provinsi Jawa Timur.

Seperti diketahui bahwa percepatan masa tanam padi ini dimaksudkan untuk mengantisipasi masa krisis pangan akibat kemarau panjang serta adanya pandemi Covid-19 pada paruh kedua tahun anggaran 2020.

“Kebetulan memang Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang ditunjuk sebagai penyangga lumbung pangan nasional, sehingga perlu melakukan gerakan percepatan tanam padi di Tuban, Jember, Ngawi, Nanjuk dan Tulungagung,” ungkap Khofifah setelah memeulai gerakan percepatan tanam padi selama kemarau di desa Bangun Jaya, Kecamatan Pakel, Tulungagung Minggu (14/06/2020).

Menurut Khofifah, gerakan percepatan tanam padi ini juga sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta pemerintah daerah yang menjadi lumbung pangan di daerah agar melakukan percepatan tanam. Karenanya Khofifah meminta kepada 5 kabupaten tersebut untuk melakukan percepatan masa tanam kedua padi. Artinya, 5 provinsi terpilih tersebut menjadi penyangga kurang lebih 16 provinsi di kawasan Indonesia sebelah timur.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Hadi Sulistyo menyebutkan, untuk semester I/2020 ini, produksi padi gabah kering giling (GKG) sebesar 6.185.310 ton. Sementara luas panen padi di Jawa Timur semester I tahun 2020 diperkirakan mencapai 1.120.153 ha.

baca juga : Serapan Tenaga Kerja di Pembangunan Kilang Tuban

Menurutnya, potensi ketersediaan perberasan Semester I tahun 2020 adalah setara dengan 4.066.348 ton beras. Kemudian potensi konsumsi (pangan, pakan dan industri) sebesar 2.133.143 ton beras. “Sehingga surplus beras pada Semester I di tahun 2020 mencapai 1.933.205 ton beras. Data ini di-update data per tanggal 29 Mei 2020,” kata Hadi Sulistyo.

Sebaran Percepatan Masa Tanam Padi di Tuban, Nganjuk, Ngawi, Jember dan Tulungagung

Sasaran tanam padi Bulan Juni 2020 di Jawa Timur seluas 98.797 Ha dan prediksi luas panen pada bulan Juni seluas 110.662 Ha dengan perkiraan produksi sebesar 626.564 Ton GKG atau setara beras sebesar 407.267 Ton.

Sedangkan sasaran tanam padi pada 5 Kabupaten yang berpotensi di Jawa Timur yakni ;

Kabupaten Jember dengan target seluas 5.620 Ha
Kabupaten Nganjuk dengan target seluas 3.709 Ha
Kabupaten Ngawi dengan target seluas 2.637 Ha
Kabupaten Tuban dengan target seluas 3.788 Ha
Kabupaten Tulungagung target seluas 3.390 Ha

Sumber : antaranews.com/ Foto : antaranews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top