Peluang Kerja di Tuban

Pembangunan Kilang Jadi Peluang Kerja di Tuban

Masa transisi menuju new normal (tatanan baru protokol kesehatan) perekonomian yang terdampak khususnya di Kabupaten Tuban kini bisa memberikan angin segar karena pembangunan kilang bisa menjadi peluang kerja di Tuban. Tahap early work NGRR Tuban tersebut, Pertamina telah memperkerjakan 287 orang di mana 86 persen atau 247 orang merupakan warga sekitar yang berasal dari lima desa sekitar proyek.

Perlu diketahui bahwa pengerjaan proyek NGRR Tuban telah memasuki minggu ke-24, di mana Pertamina telah menuntaskan pekerjaan land clearing seluas 326 hektare serta pekerjaan restorasi telah mencapai 184.400 meter persegi atau 88 persen dari total 20 hektar.

Peluang kerja di Tuban tepatnya kilang minyak terbesar se asia tenggara ini memberikan dampak baik untuk Samino, salah satu warga Tuban yang bekerja bagian land clearing. Ia mengungkapkan rasa syukurnya dan menyambut baik pembangunan kilang karena sebelumnya ia hanya sebagai buruh serabutan.

“Dulu saya kerja serabutan sebagai buruh tani atau bangunan, kini bisa bekerja di proyek kilang,” ujarnya. Hal senada juga dikemukakan Siti Nurwahyuni, warga Tuban yang bekerja sebagai safety man di proyek kilang Pertamina. Menurut dia, setelah selesai sekolah tinggi, maka peluang kerja di Tuban sangatlah sedikit dan bisa bekerja di proyek Kilang Tuban menjadi sebuah kebanggan. “Saya senang bisa bekerja di sini, tidak harus jauh-jauh keluar kota untuk mencari pekerjaan. Saya juga disediakan rumah untuk tempat tinggal,” ujar Siti Nurwahyuni.

Proses Appraisal Sudah Tuntas

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina, Ignatius Talulembang mengatakan optimistis terhadap pembangunan kilang Tuban yang sesuai target berkat dukungan seluruh stakeholder terutama dukungan masyarakat Tuban.

“Sekarang kita bersyukur warga sudah membuka diri setelah adanya proses komunikasi dan kerjasama yang baik antara Pertamina, Pemda dan warga setempat,” kata Ignatius yang juga menyetujui jika proyek yang dimpimpinnya menjadi peluang kerja di Tuban.

Tuntasnya proses appraisal, pengukuran dan pembebasan lahan oleh BPN dan Pemda Tuban di beberapa desa di kecamatan Jenu, sepeti Desa Kaliuntu, Sumurgeneng dan Wadung. Saat ini, proses pembayaran lahan masyarakat terus berlangsung melalui kerjasama Pertamina dengan perbankan BUMN.

“Proses pembayaran lahan tinggal sedikit lagi, sisanya akan kita tuntaskan paling lambat di bulan September 2020,” imbuh Ignatius.

Ignatius menambahkan pembangunan kilang Tuban akan menyerap 40 persen tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Dia menegaskan, Pertamina berkomitmen untuk menyerap tenaga kerja lokal secara optimum untuk peluang kerja di Tuban. Banyaknya warga lokal yang terlibat dalam pengerjaan proyek ini tentu akan mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat, belum lagi tumbuhnya UMKM sebagai multiflier efek dari keberadaan kilang.

Selain menjad peluang kerja di Tuban, Kilang tersebut akan memberikan tambahan pasokan untuk kebutuhan BBM, LPG dan Petrokimia berkualitas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dengan kapasitas sebesar 300 kbpd, Kilang Tuban akan memperkuat ketahanan, kemandirian dan kedaulatan energi nasional, sehingga tidak lagi tergantung dengan impor.

sumber : republika.id | foto : tirto.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top