Pantai Cemara Sewu Tuban

Pantai Cemara Sewu Tuban di Buka, Pengunjung Tak Taat Protokol Kesehatan

Tepat di hari Minggu (21/06/2020), pantai Cemara Sewu Tuban membuka lokasi yang sebelumnya ditutup guna pencegahan penyebaran virus Covid-19. Pantai yang menjadi salah satu objek wisata di desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur ini tak pelak langsung dihampiri pengunjung, sayangnya banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Pembukaan lokasi wisata pantai tersebut diatur oleh pengelola dan dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 3.000,- setiap orang, dari pantauan di lapangan, sebagian pengunjung berasal dari luar Tuban, terlihat melalui nomer polisi kendaraan mobil serta motor yang diparkir.

Sayangnya, meskipun pengelola pantai Cemara Sewu Tuban telah menyediakan sara pencuci tangan di area puntu masuk, tetapi sebagian besar tidak mematuhi protokol kesehatan dengan tidak mencuci tangan serta tidak juga menggunakan masker.

Dikonfirmasikan kepada Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban, Suwanto, ternyata lokasi wisata tersebut belum mengantongi ijin untuk dibuka. Suwanto menegaskan, wisata yang ingin beroperasi wajib mendapat izin tertulis dari Disparbudpora. Selanjutnya ditindaklanjuti dengan survei persiapan sesuai protokol kesehatan.

“Hingga sekarang belum ada yang diizinkan buka,” tegas Suwanto mengomentari soal pembukaan pantai Cemara Sewu Tuban. Artinya, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pantai Cemara membuka lokasi wisata tanpa sepengetahuan instansi terkait. Suwanto mengatakan, diperbolehkannya lokasi wisata beroperasi berdasarkan koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban. Sementara diputuskan lokasi wisata di Bumi Wali baru bisa beroperasi paling cepat Agustus.

“Semua pengelola wisata komitmen untuk buka sesuai protokol kesehatan dan waktunya tidak dalam waktu dekat ini,” kata dia yang mengaku kecewa dengan pokdarwis wisata yang bandel

baca juga : Update Covid 19 Jawa Timur

Pembukaan pantai Cemara Sewu Tuban dipastikan mencedari komitmen para pengelola tempat wisata lain yang juga menanti instruksi pemerintah Tuban. Semoga saja tidak ada lokasi wisata yang membuka tanpa ijin karena memiliki resiko penyebaran lebih cepat virus Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top