Ngaji BUdaya Tuban

Komunitas Pemerhati Budaya Jatirogo Gelar ‘Ngaji Budaya’ Tuban

Komunitas Pemerhati Budaya Jatirogo, Tuban, Jawa Timur bersama KH. Abdullah Umar Fayumi dan Ki Ageng Qithmir mengajak masyarakat Tuban untuk bisa lebih mengenal sejarah yang dimiliki lewat ‘Ngaji Budaya’kajian budaya yang dilangsungkan pada sabtu (07/03/2020) di Asrama Polhut KPH Jatirogo. Gelaran ini merupakan rangkaian dari Safari Kebudayaan Tuban yang bertujuan untuk menggugah para milenial agar mengenal lebih dekat tentang kedigdayaan leluhur bukan hanya dari literatur dunia maya.

Dadija Oetomo selaku Ketua pelaksana “Ngaji Budaya” di Jatirogo sekaligus penasehat KOmunitas Budaya Jatirogo, mengungkapkan jika penyelenggaraan acara ini merupakan momentum yang ditunggu masyarakat Tuban. Budayawan yang juga seorang pendidik ini meyakini kegiatan ini bisa menjadi media untuk menggugah semangat pembaruan di Tuban.

“Saya sangat merespon positif ide rekan-rekan Komunitas Pemerhati Budaya di Kecamatan Jatirogo untuk menggelar kegiatan Budaya di Tuban. Karena dengan membuat forum-forum kajian budaya seperti ini, bisa menjadi literatur generasi muda yang belum memahami budaya luhur di Tuban,” ungkap Ketua pelaksana “Ngaji Budaya”.

Gus Umar Fayumi selaku pengisi acara secara gamblang menjabarkan sejarah Tuban. Ia membahas lebih dalam keterkaitan para tokoh–tokoh leluhur yang menjadi aktor penting dalam sejarah terbentuknya Kabupaten Tuban.

“Membedah sejarah Tuban harus dilihat secara utuh. Jangan dimaknai secara parsial saja. Mulai dari zaman Mbah Joyoboyo, Mpu Gandring, Mbah Joko Tingkir, sampai Mbah Ronggolawe dan Gajah Mada. Bahkan hingga era lahirnya para Wali. Semua ada keterkaitan dan ada makna-makna besar yang bisa kita pelajari dari para leluhur itu,” jelas Gus Umar Fayumi saat acara berlangsung.

Hadir dalam acara tersebut beberapa tokoh salah satunya adalah Adi Widodo yang digadangkan telah mencalonkan dirinya untuk maju dalam perhelatan pemilihan Bupati Tuban tahun ini. Kemudian ada juga Doktor Sariban yang cukup lama menekuni kebudayaan, lalu Didik Mukriyanto anggota DPR RI, semua duduk bersama para penonton lain untuk mendengar Gus Umar Fayumi mengulas budaya dan musik kontemporer modern persembahan Ki Ageng Qithmir.

Ngaji Budaya Jatirogo Tuban/ foto : tubanmendatang.com

Dalam kajiannya, Gus Umar juga mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat Tuban untuk lebih cermat dalam memilih pemimpin nantinya “Pemimpin beda dengan penguasa. Pemimpin itu mengayomi sedangkan penguasa cenderung ingin menguasi,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top