Kebun Jambu Kristal dan Bunga

Berubah! Lahan Tandus di Tuban Jadi Kebun Jambu Kristal dan Bunga

Mencari tempat liburan di Tuban? Kebun jambu kristal dan bunga yang terletak di kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ini bisa menjadi alternatif pilihan ketika libur. Lahan tandus yang sebelumnya ini hanya ditanami dengan tanaman yang hanya satu kali berbuah ini akhirnya dimanfaatkan oleh salah seorang warga dusun Simo, Kusnadi. Kini, setelah buah dan bunga yang ditanam mekar dan berkembang, pengunjung ramai berdatangan untuk menikmati hasil kebun dan juga berswafoto.

Kurang lebih 1700 pohon jambu kristal tumbuh subur memenuhi kebun, silih berganti, pohon jambu yang ditanam silang ini berbuah bergantian. Posisi buah yang tak terlalu tinggi membuat pengunjung semakin nayaman dan tak segan-segan memetiknya untuk dicicipi. Cukup dengan tiket masuk 10 ribu rupiah maka Anda bisa menikmati segarnya buah dan bunga di kebun jambu kristal dusun Simo, Tuban.

Puas makan buah, Anda bisa menuju taman bunga Celosia atau cengger ayam yang masih berada dalam satu area, taman cantik seluas 400 meter ini tak sedikit dimanfaatkan oleh pengunjun untuk terapi penghilan penat, ditambah warna bunga yang menarik sehingga banyak juga yang memanfaatkan untuk titik foto.

“Wisata petik jambu ini suasananya adem, selain peti jambu juga ada bunga warna-warni,” tandas Yunita Putri pengunjung kebun jambu kristal dan bunga di kecamatan Bancar, tuban, Jawa Timur. Jika Anda makan buah jambu di dalam, maka tidak dipungut biaya, tetapi jika Anda membawanya pulang, maka biaya yang harus Anda keluarkan adalah 20 ribu rupiah untuk 1 kilogram buah jambu yang akan dibawa pulang.

Saat musim liburan sekolah, pengunjung yang bertandang bisa mencapai 1000 orang, begitu juga saat libur akhir pekan, jumlah pengunjung bisa mencapai 400 orang. Menurut Kusnadi, kebun jambu kristal dan bunga ini banyak di kunjungi orang, “Jumlah pohon yang mencapai 1700an ini akan berbuah sangat banyak ketika musim panen, dan hanya dengan tiket 10 ribu, kita memberikan fasilitas makan jambu sepuasnya di dalam kebun,” kata Kusnadi, pemilik kebun di desa Simo.

Perlu diketahui bahwa, kebun ini dulunya merupakan lahan tandus yang hanya bergantung pada musim penghujan, namun, berkat upaya keras Kusnadi akhirnya lahan itu berubah menjadi kawasan bermanfaat dan dinikmati oleh masyarakat Tuban dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top