Indonesia Wajib Pakai Masker

Seluruh Warga Indonesia Wajib Pakai Masker!

Setelah tercatat 1.200 orang terjangkit virus Covid 19, akhirnya pemerintah memberikan maklumat bahwa terhitung hari, Senin (06/04/2020) seluruh warga Indonesia wajib menggunakan masker. Instruksi tersebut langsung diutarakan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di hari yang sama kemarin dalam rapat dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona.

Dalam pernyataannya, Presiden Joko Widodo meminta seluruh masyarakat untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah. Hal ini seiring dengan imbauan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kita ingin setiap warga yang harus keluar rumah untuk wajib pakai masker,” kata Jokowi. Tak hanya itu saja, Jokowi juga meminta seluruh jajarannya memastikan stok masker di Indonesia tersedia. Bahkan, Presiden ingin agar pemerintah juga bisa ikut membagi masker kepada warga.

Sebelumnya, kementrian kesehatan melalui Menteri Kesehatan sudah memberikan himbauan bahwa pengguna masker adalah untuk orang yang sakit, tetapi baru-baru ini berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO Dr Michael Ryan, pengguna masker diperbolehkan untuk semua orang, ini merupakan upaya untuk mengurangi penyebaran virus Covid 19.

Dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (4/4/2020), Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO Dr Michael Ryan menyetujui penggunaan masker di tempat umum oleh semua orang. Cara ini diyakini dapat mengurangi risiko penularan Covid-19.

“Ada situasi di mana penggunaan masker mungkin bisa mengurangi angka penularan dari orang yang terinfeksi kepada orang lain,” ujar Michael, Jumat (3/4/2020).

Di Indonesia, DKI Jakarta adalah wilayah yang langsung meresppon penggunaan wajib masker untuk siapapun yang keluar dari rumah. Tak tanggung-tanggung, tepat hari Senin kemarin (06/04/2020) Gubernur Anis Baswedan menginstruksikan sarana transportasi di Jakarta untuk memberikan pengumuman setiap beberapa menit kepada pengguna layanan transportasi agar menggunakan masker.

Secara tegas, Anies meminta agar penumpang tanpa masker dilarang naik ke moda transportasi umum. “Bila tanpa masker, maka tidak diizinkan untuk naik kendaraan umum,” kata Anies.

Oleh sebab itu, Anies menekankan agar pihak penyedia jasa tranportasi umum berbasis massal melakukan sosialiasi secara masif di semua halte, stasiun, dan gerbong. Aturan ini akan disosialisasikan mulai hari ini dan penegakan peraturan tersebut akan diberlakukan tanggal 12 April 2020.

Presiden Joko Widodo Menggunakan Masker / foto : inews.id

Pembagian Masker di Tuban

Di Tuban Jawa Timur, pembagian masker dilakukan secara mandiri, salah satunya adalah Sobat Bangilan yang bekerjasama dengan kepolisian serta perangkat desa dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19.

Jenis masker yang dibagikan adalah kain karya penjahit di Bangilan, Tuban, Jawa Timur, masker jenis kain dipercaya mampu mereduksi penyebaran Covid 19 karena daya saring mampu mencapai hingga 75%, dan perlu diketahui bahwa penggunaan masker kain menurut WHO (World Health Organization) tidak boleh lebih dari 4 jam, setelah itu cuci masker kain dengan bersih, keringkan, dan kembali bisa digunakan.

baca juga : Prediksi Akhir Penyebaran Covid 19

Tak hanya komunitas yang melakukan pembagian masker gratis di Tuban, beberapa bakal calon bupati Tuban juga melakukan pembagian masker di beberapa titik, adapula bacabup Tuban 2020 yang membuat area cuci tangan menggunakan bulk sanitizer untuk mencegah penyebaran virus Covid 19 di Tuban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top